Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Emak-Emak Cigobang dan Cabut Paksa Bibit Sawit: Ketika Kesabaran Rakyat Habis

Aksi emak-emak di Cigobang yang mencabut paksa bibit sawit dari kebun yang diduga ilegal bukanlah peristiwa tunggal yang berdiri sendiri. Ia adalah puncak dari akumulasi kekecewaan, kemarahan, dan rasa tidak berdaya masyarakat kecil terhadap persoalan agraria yang tak kunjung menemukan kejelasan. Ketika jalur formal tak lagi memberi harapan, rakyat—dalam hal ini para ibu—memilih jalan yang paling mereka pahami: tindakan langsung. Fenomena ini patut dibaca lebih dalam, bukan sekadar sebagai tindakan emosional atau anarkis. Sebab, siapa pun paham, emak-emak bukanlah kelompok yang mudah tersulut konflik terbuka. Mereka adalah simbol penjaga rumah, pangan, dan keberlangsungan keluarga. Ketika kelompok ini turun ke kebun dan mencabut bibit sawit, pesan yang dikirimkan sangat kuat: kesabaran telah mencapai batasnya . Ketidakpastian Hukum yang Memicu Ledakan Sosial Akar masalah dari aksi ini terletak pada ketidakjelasan status kebun sawit yang diduga ilegal tersebut. Dugaan sudah lama ber...

Postingan Terbaru

Sri Mulyani Diganti Viral di Medsos: Sorakan Publik, Ketidakpastian Ekonomi, dan Masa Depan Fiskal

Saran buat Kelas Menengah: Setop Buang-buang Uang untuk Hal Ini!

Transformasi Dandan: Tampil Muda Lagi Bak Usia 20-an

Cuma Pakai Cushion Tipis: Rahasia Tampil Glowing Natural Seharian

Program Pendidikan Karakter Yang Bisa Diadopsi Daerah Lain

Uang Fisik yang Rusak atau Tidak Berlaku: Pemahaman, Penanganan, dan Solusinya

Maag Kambuh: Menghadapi Sendiri dan Tetap Menjalankan Tugas Sebagai Ibu Rumah Tangga

Rekomendasi: 10 Buku yang Mengubah Hidup

Fakta dan Hoaks yang Sering Tersebar tentang Vaksinasi

Pernah Dengar Kalau Bangun Siang Bikin Rezeki Seret? Ini Penjelasannya!